Menyusul tindakan RIM yang lebih memilih membangun server di Singapura ketimbang Indonesia, Badan Regulasi Telekomukasi Indonesia (BRTI) mengancam akan menghentikan layanan BlackBerry Messenger di Indonesia.
"Karena RIM belum juga kooperatif, adalah mungkin bahwa kami akan mengakhiri layanan BIS (BlackBerry Internet Service) dan BBM. BlackBerry karenanya, hanya akan menjadi seperti ponsel lainnya," kata Heru Sutadi seperti dikutip PULSAonline via The Jakarta Post.
Seperti diketahui pembangunan server merupakan satu dari empat butir kesepakatan antara RIM dan pemerintah.



