December 13, 2010

Foto Macro dan Derita Seekor Capung

Foto Macro dan Derita Seekor Capung
Sebagaimana janji sebelumnya, saya mo share bagaimana cara saya sebagai seorang newbie di dunia photopgraphy ini mengeksekusi foto macro dengan cara saya sendiri. Sebagai sample, saya akan memakai foto diatas. Dan itu merupakan koleksi saya pribadi yah.

Foto itu bermula ketika disuatu pagi saya terbangun, ke kamar mandi, terus.....oke kita skip aja. Begitu keluar kamar, ada keponakan saya (Apiz, 7 tahun) yang lagi maenin capung. Dan alhamdulillah itu capung masih hidup. Saya yang pecinta binatang ini langsung menyuruh dia melepaskan capung itu biar bebas terbang bersama teman2nya. Tapi memang dasarnya anak kecil, tetap aja itu capung di upek. Oh...kasiannya dikau capung.

Sampai ketika disuatu menit, tiba2 ada yang berbisik di kepala saya, "jangan sia2kan pengorbanan si capung, di abadikan biar dia ada kenang2an!!". Maka saya langsung bergegas ke kamar ambil kamera, dan membawa ponakan saya (serta capungnya) ke halaman belakang. Saya letakkan capung itu diatas dedaunan, lalu saya biarkan dia bernafas lega dahulu. Barulah kemudian ekseskusi bisa dimulai :D

Pertama, tak lupa saya siapkan kamera saya. DSLR biasa dengan lensa kit 18-55 yang sudah dipasang filter CU. Saya siapkan juga kotak odol untuk flash, dan setting kamera seperlunya. Saya menggunakan setting manual, dengan f secukupnya, dan s diatas 1/100 untuk menjaga kalau2 shake. Yak, sang capung juga sudah mulai tenang, maka saya siap memfoto itu capung.

Untuk efek dramatis, saya ambil semprotan burung, dan saya semprot ke atas capung (jangan direct yah!!), jadi muka si capung terlihat masih berembun. Dan saya foto aja seperti biasa. Oh iya, saya juga menggunakan manual fokus untuk foto makro. Jadi set ke titik fokus terdekat, dan menggunakan sistem memaju mundurkan kamera ke objek untuk mencari fokus. Dan walaaaahhhh, foto di awal post ini adalah hasilnya :D

Di post processing, tak banyak yang saya lakukan, hanya leveling, contrast dan tentu saja cropping untuk perbesarannya. Ini adalah kendala kalo bukan lensa asli macro. Dan hasil akhir ada di bawah post ini. Sementara saya cukup puas dengan hasil yang saya dapat. Macro-macroan murah meriah andalah saya.
Foto Setelah di Crop dan retouch secukupnya

Yak, demikianlah cara saya melakukan foto macro, semoga bermanfaat. Jika anda merasa post ini berguna, silahkan di share ke teman2 anda (ada klik di bawah buat share dari Fb dan paling bawah ada twitter sepertinya). Dan silahkan klik sponsor saya di samping kanan post ini :malu:

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...